annyeonghaseyo...
gimana kabarnya nikh *sehat, sakit, sedih, marah, seneng, gembira or lagi galau tkt 1/4 kayak admin hehhee*
kata orang aku galau terus yah...^^v gimana menurut kalian *iya bangetttttt#halah lupakan*
oh iya...aku sekarang lagi sibuk banget dengerin orang-orang yang minta aku nulis ff *fanfiction gitoh lah_info_* kalo kalian gimana setuju aku nulis ff?
oh oke bagi yang gatau *gak tau^^* aku jelasin yah, ff itu cerita karangan fans tentang idolanya, genre-nya sesuai author lah.
aku sebeneranya gak terlalu tertarik karena tugas sekolah yang numpuk ^sibuk eke#plak *lebay min
namun tiba-tiba, karena seorang teman yang buat ff ^geje^ yang ngebuat bias aku kelihatan jelek banget kelakuanya dan ancur banget sumpah aku gak mau banget baca itu ff, gak mau komentarin itu ff, gak mau inget-inget itu ff, gak mau liat itu ff *plaksss, kepanjangn min <skip lah>^^
dan ff itu seperti membangkitkan hasrat aku buat bikin ff*ce ileeee tuh bahasa^^* balas dendam hahahhaha... udah yah kita bahasnya ntar lagi udah kepanjangan...
sekarang yang ini dulu key^^
semoga suka
Aku bisa katakan apa lagi malam ini...
Lihatlah bunga ke arah rembulan malam, ribuan nama terukir
di sana dari orang yang menyayangi mereka.
Hirup dan rasakanlah bunga semilir angin yang berhembus di
sekitarmu, salam rindu para perindu bergerak mengikuti arah angin itu bunga...
Jika saja aku memilikimu bunga, tentu setiap malam pekat
ini kau akan melihat bulan berukirkan namamu dan merasakan semilir angin di
sekitarmu berbisik lembut...
‘bunga
aku merindukanmu...’
Hanya saja, yang kau
lihat dan kau rasakan bukan dariku bunga...
Telah ada dia
bersandar tegap di sebelahmu yang membuatku mundur bahkan harus.
Bukan aku takut
bunga, hanya saja melihat kau tersenyum bahagia di sebelahnya...
Memberiku keyakinan,
kau akan lebih bahagian bersamanya...
Bunga...mungkin
bulanku tak pernah terlihat, semilir anginku mungkin tak sampai pada tengkukmu.
Namun hatiku selalu
mengarah padamu walau cinta ini tak bisa kutampakan untuk kau balas...
Bahagiaku bunga
memandang kau tersenyum,
Malam ini walau
harus jadi pendosa besar izinkanlah aku bunga merindumu,
Hanya malam ini
sampai tidur membangunkanku dan menyadarkanku kau tak pernah menjadi miliku
bunga....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar